Hey! I'm Emy Adila
pergi
Thursday, May 24, 2012 ? 9 Atashinchi ?
Hey , aku Chika . aku punyai hidup yang sempurna . aku ada orang tua yang selalu sayang sama aku dan kakak yang sangat ambil berat soal aku . mereka selalu ada bila aku perlukan . waktu aku sedih sebab arnab kesayangan aku mati , mereka yang temankan . waktu aku sakit , mereka rawat dan jaga aku . dan aku juga ada boyfriend , Danny , cinta pertama aku , disaat aku memulakan kehidupan remaja aku .

Hari ni Danny ajak dating untuk raikan sudah cukup 2 bulan kami couple , aku tengah siap-siap nak pergi . umi dan abah pula perlu berangkat ke Jakarta . ada urusan kerja katanya . aku tak dapat hantar umi dan abah ke airport sbb aku dah janji dengan Danny .

"maaf sebab Chika tak dapat hantar umi abah sampai airport , sampai pintu je boleh. hehe "
"nak pergi dengan boyfriend ye ?"
"a'a , dah janji nak pergi , kan ulang tahun 2 bulan jadian"
"ya lah , boyfriend lagi penting daripada umi abah"
"eee bukan lah, umi abah yang penting sedunia okay. Oh, tu Danny dah sampai . pergi dulu ya ? "(bunyi hon dari luar)
"Chika, sini kejap"
"ye umi?" (berjalan ke arah umi)
"Chika duduk baik-baik dengan Kak Rin ye ? Chika mesti dengar kata Kak Rin"(umi membelai rambutku)
"Chika , mulai sekarang . Chika harus belajar berdikari ya ?"(giliran abah pula)
"umi abah kenapa lain hari ni ? weird "
"tak ada apa lah, kamu pergi dulu . umi and abah tunggu Kak Rin ni . dia yang hantar kami ke airport"

Masa di restaurant , Danny sangat romantik . tapi bila ada sekumpulan perempuan lalu di tepi meja yang kami duduk tu , Danny menatap wajah salah seorang daripada perempuan-perempuan itu dan aku perasan muka Danny berubah bila melihat perempuan itu .

"Kenapa Danny?"
"Tak ada apa lah :)"
"Errr . tu Indie kan? kenapa muka awak berubah pelik bila tgk dia?"
"Tak lah . biasa je . haha"

Aku terus berbual-bual dan bergurau senda dengan Danny . semuanya sangat menggembirakan .Tapi.... semua tu tak bertahan lama . bila aku tiba di rumah . Buletin Utama bersiaran di TV3 . aku hanya mendengar apa diungkapkan oleh pembaca berita itu . tiba-tiba aku melihat di kaca tv . ia menyiarkan rakaman di mana tempat kapal terbang terhempas . Dari KUALA LUMPUR KE JAKARTA ? seluruh penumpang tidak selamat ? aku meraung menangis sekuat hati aku . aku sungguh tidak percaya semua ini terjadi kepada aku .

"Kak! umi abah selamat kan ? umi abah mesti selamat kan ? kakkkkk! kak tolong kak , cakap umi abah selamat kan ? umi dan abah pasti tak meninggal kita kan?" (Kak Rin memeluk ku dan air mataku mengalir laju)

Sedih . amat sedih . dan tersangat sedih . aku tidak tahu macam mana ingin menerangkannya , betapa sedihnya aku . aku sangat manja dengan umi dan abah . wajar lah aku berasa begini . aku tidak menyangka akan kehilangan orang tua secepat ini dan dengan cara seperti ini . setiap hari aku tatap gambar terakhir sebelum umi dan abah pergi dan setiap hari juga air mataku tidak berhenti mengalir . aku keseorangan . hidup aku kosong . hidup tanpa orang tua , suatu hal yang tidak pernah terbayang dalam hidup siapa pun . kakak pula sangat sibuk dengan kerjayanya itu . kerjayanya yang sangat diimpikan sejak kecil lagi .

Di sekolah Danny ada jumpa aku . ada hal yang ingin dicakapkan katanya .

"Hai Chika"
"Hai"
"Awak cantik hari ni"
":) ... tadi kata ada benda nak cakap? apa?"
"Errr , begini Chika , saya tahu awak baru kehilangan ibu bapa , tapi kalau saya tak cakap sekarang saya takut awak tahu dari orang lain dan itu mungkin buat awak lagi sakit "
"Maksud awak apa?"
"Saya rasa , kita dah tak serasi lagi . jadi hubungan kita sampai di sini saja"

Aku tergamam . terpinga-pinga . terkelu dan tak dapat mengeluarkan kata-kata . aku hanya mampu melihat dia beredar dan melihat dia berjalan ke arah Indie . aku sudah dapat mengagak penyebabnya .




Thanks for reading :)




Older Post . Newer Post